![]() |
Kopi adalah kopi, yang hitam, pekat serta pahit. Kriteria-kriteria tersebut adalah sesuatu yang khas dan umum dari minuman ini. Namun ada juga yang memiliki rasa asam bahkan creamy. Dalam pengembangannya, kopi yang pada dasarnya pahit, pekat dan hitam bisa dikombinasikan dengan bahan tambahan lainnya atau dengan cara penyajian yang berbeda.
Kemudian kita akan mengenal nama-nama yang berbeda pula, tergantung bagaimana metode pengolahan atau penambahan bahan tambahan lain, seperti coklat atau susu. Setiap jenisnya memiliki kekhasan masing-masing atau mungkin perbedaan selera coffee lovers. Kopi tidak harus selalu pahit, tapi kopi tidak akan kehilangan pahitnya begitu juga dengan hidup. Meskipun pada dasarnya terasa pahit, pintar-pintarlah mencari bahan tambahan yang bisa membuat kopi menjadi lebih manis atau sedikit asam atau jika hidup coffee lovers terlalu pekat dan hitam tambahkan susu-susu kehidupan yang membuatnya lebih berwarna tanpa mengurangi warna pekat dan rasa pahitnya heuheu.
Yuk daripada kebanyakan ngaler-ngidul langsung saja ke topik utama kita, jenis olahan minuman kopi dibawah ini:
- Kopi hitam, merupakan hasil ektraksi langsung dari perebusan biji kopi yang disajikan tanpa penambahan perisa apapun.
- Espresso, merupakan kopi yang dibuat dengan mengekstraksi biji kopi menggunakan uap panas pada tekanan tinggi.
- Latte (coffee latte), merupakan sejenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara susu dan kopi 3:1.
- Café au lait, serupa dengan caffe latte tetapi menggunakan campuran kopi hitam.
- Caffè macchiato, merupakan kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara kopi dan susu 4:1.
- Cappuccino, merupakan kopi dengan penambahan susu, krim, dan serpihan cokelat.
- Dry cappuccino, merupakan cappuccino dengan sedikit krim dan tanpa susu.
- Frappé, merupakan espresso yang disajikan dingin.
- Kopi instan, berasal dari biji kopi yang dikeringkan dan digranulasi.
- Kopi Irlandia (irish coffee), merupakan kopi yang dicampur dengan wiski.
- Kopi tubruk, kopi asli Indonesia yang dibuat dengan memasak biji kopi bersama dengan gula.
- Melya, sejenis kopi dengan penambahan bubuk cokelat dan madu.
- Kopi moka (mocachino), serupa dengan cappuccino dan latte, tetapi dengan penambahan sirup cokelat.
- Oleng, kopi khas Thailand yang dimasak dengan jagung, kacang kedelai, dan wijen.
- Kopi Joss, kopi ini sudah tak asing lagi di telinga orang Indonesia apalagi di Yogyakarta. Sudah menjadi kebiasaan di warung-warung atau angkringan menyajikan kopi joss ini dan menjadi ciri khas. Kopi yang satu ini ditambahkan bara arang diatasnya yang menghasilkan bunyi 'joss' pada saat dimasukkan. Oleh karena itu disebut kopi joss.
Nah coffee lovers, dengan apa Anda akan memberi tambahan pada kopi Anda? Dengan susu yang mempunyai presentase lebih banyak? Dengan tambahan bara arang kah? Atau memang Anda lebih menikmati kopi hitam atau espresso tanpa tambahan apapun? Iya, jika Anda lebih menikmati hidup Anda yang pahit, pekat dan hitam tanpa harus mengaduk-ngaduk dengan yang lain pilihan ketiga jawabannya.
Saya pernah mendengar quotes, yang entah siapa karena lupa bunyinya begini, "Kopiku pahit tanpa kuseduh." Begitulah sebagian orang memahami kopi dan hidupnya. Kalau saya sendiri akan memberikan warna dalam kopi dan hidup, pagi saya akan meyeduh kopi hitam tanpa gula dan sore atau malam kopi susu atau creamer menjadi pilihan heuheu.
Sumber: id.wikipedia.org/wiki/Kopi


No comments:
Post a Comment